Berita

Viral Video Warga Jakbar Dapat Paket Sembako Tak Lengkap, Kemensos Angkat Bicara

Viral Video Warga Jakbar Dapat Paket Sembako Tak Lengkap, Kemensos Angkat Bicara
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

Jakarta – Video warga mengeluh soal paket bantuan sosial (bansos) terkait Corona yang dia terima tidak lengkap, viral di media sosial. Warga tersebut diketahui bernama Astuti, yang tinggal di Kampung Cipondoh RT 10 RW 08, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar).

Dalam video yang diunggah akun Twitter @IwanSumule itu, Astuti mengeluarkan sembako berisi hanya 5 liter beras, 3 bungkus mi instan, 2 kaleng sarden, dan ¼ liter minyak goreng. Menanggapi video itu, Kepala Biro Perencanaan Kemensos Adhy Karyono menjelaskan bahwa sebenarnya warga tersebut tidak masuk daftar yang menerima bansos, namun pihak RT setempat berinisiatif memberikan bantuan dengan tujuan membagi rata namun belum dikoordinasikan.

“Setelah dicek oleh tim kami, oleh Polsek, PT Pos, kemudian dari aparat, pemda akhirnya bahwa memang ada keluarga itu yang memang tidak masuk dalam daftar (penerima bansos). Kemudian oleh RT memang itu inisiatif biar dia dapat berbagi seperti itu, hanya mungkin kurang dikoordinasikan,” kata Adhy ketika dihubungi, Jumat (8/5/2020).

Baca juga:  Pria Tantang Polisi di Sumut Ternyata Pelaku Pungli, Uangnya buat Beli Narkoba

“Jadi memang ibu itu tidak masuk daftar sasaran bansos sembako. Karena takut protes, maka RT membagi jatahnya yang ada dan ternyata nggak puas karena item barangnya kurang,” tambahnya.

Adhy mengatakan saat ini sudah dilakukan upaya pendataan kembali untuk target penerima bansos. Pendataan terutama menyasar warga yang layak mendapatkan bansos, namun sebelumnya belum terdata.

“Hari ini mulai mendata kembali untuk memverifikasi, barangkali yang sudah diberikan pun mungkin layak-tidak layaknya kita evaluasi kembali. Kemudian kelihatannya akan ada tambahan untuk yang layak tapi belum dapat. Kita tunggu data itu,” ungkap Adhy.

Rabu (6/5) malam, Kemensos bersama PT Pos, Babinsa, aparat keamanan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah mengunjungi warga yang viral karena mendapatkan bansos tidak lengkap. Setelah mendapatkan penjelasan, warga tersebut meminta maaf.

“Saya atas nama warga, teman-teman dah, semuanya, berterima kasih atas bantuannya Pak Jokowi dengan adanya bansos saya merasa lega dan bersyukur, yang tadinya tidak dapat menjadi dapat. Karena itu saya membuat video viral seperti itu sudah dapat jawabannya dari Pak Presiden. Kurang-lebihnya saya berterima kasih. Sebelumnya saya mohon maaf atas kelancangan saya membuat video seperti itu. seluruh kru-kru Pak Presiden saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kelancangan saya dan saya sudah ketemu jawabannya. Demikian berita itu saya buat,” ungkap Astuti dalam video klarifikasi yang diterima detikcom, Jumat (8/5).

Baca juga:  Situs KawalBansos Catat 259 Kasus Bansos Corona

(aud/aud)

Sumber : detik.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel