Berita

UPP Saber Pungli Sumut Gelar Sosialisasi di Padangsidimpuan

Perkembangan kasus dugaan pungli BPHTB, polisi lengkapi berkas
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

SIDIMPUAN, sidaknews.com – Instansi pemerintah pada sektor pelayanan publik, paling rawan terjadinya praktek pungutan liar (pungli), sehingga dibutuhkan pengawasan secara dini untuk Mencegahan agar tidak trjadi hal-hal yang merugikan.

Hal itu disampaikan Ketua Unit Pemberantasan Pungutan (UPP) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Sumatera Utara (Sumut), Kombes Eko Kristianto diwakili AKBP.Drs. Parluatan Siregar, MH, usai acara sosialisasi UPP saber Pungli di Gedung H. Adam Malik Padangsidimpuan, Selasa (26/11).

Acara sosialisasi yang diikuti sekira 200 peserta, dari perwakilan Kepala Sekolah (Kasek) tingkat SLTA se derajat, Kepala Desa, Lurah dan unsur Pemerintah Daerah se Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), dibuka Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir. H Arwin Siregar, MM, dihadiri Pj. Sekdakota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, Ketua UPP Saber Pungli dari 5 daerah se Tabagsel, Inspektur Daerah se Tabagsel, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sumut UPT Padangsidimpuan Drs. Mohd. Ikhsan Lubis, pimpinan OPD, unsur Kejaksaan Negeri dan undangan lainnya.

Sementara narasumber pada acara tersebut masing-masing, Ketua UPP Saber Pungli Sumut Kombes Eko Kristianto yang juga menjabat sebagai Irwasda Poldasu diwakili AKBP.Drs. Parluatan Siregar, MH yang juga Wadir Binmas Poldasu, dengan materi, ‘Memahami Wawasan Kebangsaan dan Saber Pungli Agar Terhindar dari Penyalahgunaan Dana Desa’, Inspektur Propinsi Sumut Lasro Marbun, SH, M.Hum diwakili Sekretaris Erwin Hasibuan dengan materi ‘Saber Pungli Untuk SDM Unggul Indonesia Maju, Sumut Bermartabat Kabupaten/Kota Terdepan’, dan Belman Tindaon, SH dari Kejatisu, dengan materi, Pencegahan Pungli Dalam Proses Penegakan Hukum’.

Menurut AKBP. Drs. Parluatan Siregar, MH, sosialisasi tersebut digelar guna mencegah terjadinya praktik pungutan liar di dalam tubuh Pemerintah khususnya di instansi dan lembaga pelayanan yang bersentuhan dengan masyarakat termasuk juga perparkiran yang ada di wilayah Tabagsel, meliputi Kabupaten Tapsel, Paluta, Palas, Madina dan Kota Padangsidimpuan.

“ Sosialisasi ini menitikberatkan pencegahan pungli pada instansi yang melakukan pelayanan masyarakat. Ini sekaligus mengingatkan agar perilaku yang cenderung mengarah pada pungli, agar bisa dihindari, “ ujar Parluatan.

Ia juga menjelaskan, detail pungli sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2016 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo sebagai payung hukum pembentukan Tim Saber Pungli.

Ditambahkannya, sosialisasi ini juga utamanya dilakukan kepada dinas yang melakukan pelayanan kepada masyarakat. Ini juga sekaligus upaya antisipasi agar aparatur sipil negara jangan menjadi objek bulan-bulanan pungli.

“ UPP mengingatkan agar dalam melaksanakan tugasnya, dinas-dinas maupun instansi dan lembaga yang bersentuhan langsung melayani masyarakat dapat melaksanakan tugas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ditetapkan dalam memberikan pelayanan, “ katanya.

Sebelumnya, Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir. H Arwin Siregar, MM dalam sambutannya menegaskan, pencegahan pungli akan terus disosialisasikan supaya kita selalu berhati-hati dalam bekerja dan paham apa itu pungli, serta bagaimana mencegahnya.

“ Kita harus pro aktif dalam upaya pencegahan pungli dan harus berani mengatakan ‘stop pungli’, jangan memberi dan jangan menerima, serta laporkan bila menemukan praktik pungli di sekitarnya, “ tegas Wakil Walikota.

Ia menyampaikan, kegiatan ini sangat bermanfaat dilaksanakan dan tentunya semua sudah tahu bahwa pungli itu sangat dilarang dan melanggar aturan, namun terkadang iman kita yang tidak kuat dan semua itu tidak terlepas dari niat individu kita untuk melakukan kecurangan untuk mengambil keuntungan dengan cara yang salah.

Arwin juga berpesan, agar para peserta yang mengikuti sosialisasi ini, dapat mengimplementasikan dan menerapkannya dalam kehidupan kerja sehari hari dan melalui kegiatan tersebut, ia berpesan untuk mari bersama-sama kita menjaga kepercayaan masyarakat, serta menjaga nama baik lembaga yang diamanahkan masyarakat kepada kita.

“ Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan sosialisasi UPP Saber Pungli pada hari ini kita semua dapat benar-benar melaksanakannya dengan bersikap jujur, serta tidak ada lagi yang namanya pungli khususnya di Kota Padangsidimpuan dan kerjakanlah pekerjaan sesuai dengan peraturan yang berlaku, “ terang Arwin.

Pada acara tersebut juga dilakukan sesi tanya jawab antara peserta sosialisasi dengan ke tiga narasumber terkait hal-hal apa saja yang dikatakan pungli dan apa upaya yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya pungli di tapanuli bagian Selatan. (sabar)

Sumber : sidaknews.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel