Berita

UNIT PEMBERANTASAN PUNGLI SEGERA DIBENTUK DI ENAM KABUPATEN NTT

UNIT PEMBERANTASAN PUNGLI SEGERA DIBENTUK DI ENAM KABUPATEN NTT
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

KUPANG – Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam dekat akan membentuk UPP pada enam kabupaten. Keenam kabupaten tersebut adalah Kabupaten Malaka, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Nagekeo, Manggarai Timur, dan Samburaija.

Rencana itu diungkapkan Ketua UPP Provinsi Nusa Tenggara Timur Komisaris Besar Polisi Tavip Yulianto, di Kupang, Rabu (2/6). Pembentukan UPP itu dimaksudkan agar pencegahan dan pemberantasan pungli atau pungutan liar pada enam kabupaten ini dapat ditingkatkan, katanya pada sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tetang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli.

Saat ini di Nusa Tenggara Timur terdapat satu UPP pada Pemerintahan Provinsi NTT dan 16 UPP pemerintah kabupaten/kota. Tavip yang juga Inspektur Pengawasan Daerah Polda NTT mengungkapkan selama ini pemberantasan pungli di wilayahnya lebih difokuskan pada pecegahan. Kegiatan dilaksanakan dengan menyosialisasikan Perpres tentang Satgas Saber Pungli pada masyarakat dan aparatur negara di sentra-sentra pelayanan publik.

Selain itu kegiatan juga difokuskan mengaktifkan intelijen. Kegiatan intelijen dilakukan pada jembatan-jembatan timbang, kantor pajak sistem manunggal satu Atap (Samsat), kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), badan pertanahan, dan lain-lain.

Baca juga:  GUNAKAN UANG ELEKTRONIK UNTUK CEGAH PUNGLI

Meskipun kegiatan pencegahan diutamakan, menurut Tavip,  penindakan juga terus dilakukan. Ia mencontohkan sepanjang tahun 2019-2020 dilakukan lima kali operasi tangkap tangan pungli. Operasi dilakukan teradap juru parkir di rumah sakit daerah, pertokoan di  Kota Kupang, petugas retribusi di terminal Kota Kupang  dan Kota Bello (Kabupaten Kupang), dan pungli pada objek wisata.

Tolok ukur keberhasilan pemberantasan pungli di NTT, menurut Tavip, bukan pada  banyaknya jumlah angka penindakan. Pemberantasan pungli berhasil bila masyarakat dan aparat negara pelayan publik  menyadari bahwa pungutan liar adalah musuh bersama yang harus disapu bersih dan dihilangkan. Pungli  telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, jelasnya.

Karena itu, Tavip mengharapkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam memberantas pungli. Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan dalam memberantas pungli supaya lebih efektif dan hasinya maksimal. Selain itu diharapkan masyarakat dan aparatur negara diharapkan lebih berkomitmen memberantas pungli, katanya lagi.

(Tim Media Saber Pungli)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel