Berita

Tim Saber Pungli Deliserdang Masih Dapat Hibah Rp1,5 Miliar dari Pemkab

Tim Saber Pungli Deliserdang Masih Dapat Hibah Rp1,5 Miliar dari Pemkab
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

TRIBUN-MEDAN.com – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Deliserdang kembali mendapat dukungan dana dari APBD Deliserdang untuk tahun 2020. Total dukungan dananya masih sama hampir Rp1,5 milyar.

Dukungan itu merupakan dukungan ketiga kalinya semenjak tim Saber Pungli dibentuk. Adapun alokasi anggarannya ditampung di Inspektorat Deliserdang.

“Enggak bubar ah masih tetap jalan. Ya tetap masih ada tim Satgas Saber Pungli itu. Kegiatan-kegiatan masih tetap kita lakukan. Ya untuk tahun 2020 masih tetap seperti tahun 2019 anggarannya, kurang lebih segitu lah memang (Rp 1,5 milyar),” kata Wakil Ketua Satgas Saber Pungli, Agus Mulyono Minggu, (1/12/2019).

Kepala Inspektorat Deliserdang ini menyebut sengaja anggaran untuk tim Saber Pungli tidak dinaikkan dari tahun sebelumnya. Menurutnya Pemkab saat ini sedang melakukan efisiensi. Ia tidak sependapat kalau disebut tim Saber Pungli yang terbentuk seperti kurang serius melaksanakan tugas dan fungsinya.

“Kondisi sekarang ini bertahan saja sudah bagus (tetap dapat dukungan APBD). Nanti kalau kita naikin ada takutnya ada yang bilang uangnya untuk apa saja? Sudah cukup lah segitu, itupun belum tentu kita pakai. Kalau kegiatan ya tetap lah ada saja, selain sosialisasi sama OPD juga sama Kecamatan-Kecamatan. Kitakan lebih banyak melakukan pembinaan dari pada penindakan,” kata Agus.

Terakhir ini, lanjut Agus tim Saber Pungli Deliserdang baru diundang oleh tim Satgas Saber Pungli Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam). Undangan bisa didapat karena ada 102 Kepala Keluarga yang terkena dampak pembangunan tol lanjutan Medan Tebing Tinggi merasa dipungli.

Ia berpendapat bahwa dalam hal itu sebenarnya tidak ada kaitannya sama Deliserdang lantaran indikasinya diduga dilakukan oleh tim Satker Pusat.

“Ya, banyak juga kesibukan kita kadang kita minta diundang sama Kecamatan-Kecamatan. Ya kalau ke desa-desa belum karena desa jugakan diundang kalau kita acara di Kecamatan. Intinya itulah kita lebih untuk melakukan pembinaan karena dengan pembinaan,”kata Agus. (dra/tribun-medan.com)

Sumber : medan.tribunnews.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel