Berita

Pungli Pasar Buah dan Sayur Pemalang, Cari Antony Dituntut 3 Tahun Penjara

Pungli Pasar Buah dan Sayur Pemalang, Cari Antony Dituntut 3 Tahun Penjara
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG – Kasus Pasar Buah dan Sayur Pemalang berlanjut di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Pemalang.

Adapun terdakwa dalam sidang yaitu mantan Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur, Cari Antony.

Sebelumnya ia diperiksa oleh jajaran Polres Pemalang dengan dugaan pungutan liar terkait pengadaan 28 kios.

Pihak Kepolisian juga menjeratnya dengan pasal 372 KUHP, tentang penggelapan uang pedagang senilai satu miliar lebih.

Haris, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan, Antony hanya memberikan Rp 368 juta ke pemborong yang akan membangun kios.

Namun saat persidangan berlangsung, ia mengatakan sudah memberikan seluruh uang ke pemborong.

Tapi pihak pengembang pasar atas nama Ali Murtado tak pernah menerima pelunasan uang pembangunan kios itu.

JPU juga menegaskan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan prihal dugaan pungli Pasar Buah dan Sayur.

“Termasuk pemborong yang mengaku tak menerima pelunasan dari Antony,” paparnya, Kamis (28/11/2019).

Dilanjutkannya, upaya duduk bersama sudah pernah dilakukan untuk menyelesaikan permasalah.

“Pihak pemborong sudah pernah bertemu Antony dan meminta uang pembangunan kios, namun ia tak mau mengembalikannya,” ucapnya.

Haris menuturkan, terdakwa tetap kekeh dengan jawabnya, kalau uang pembangunan kios sudah dibayarkan lunas.

“Selain itu ia mengatakan sebagian uangnya untuk operasional bersama.

Berkaitan dengan hal itu kami ajukan tuntutan tiga tahun penjara, karena keterangannya tidak ada pembuktian,” paparnya.

Sementara, Agus Waluyo pengacara Antony, menyatakan keberatan atas tuntutan JPU.

Agus menilai tuntutan tersebut memberatkan, dan akan mengajukan nota pembelaan dalam sidang lanjutan.

“Kami keberatan dengan tuntutan itu, sidang akan dilanjutkan pekan depan, dan kami akan ajukan nota pembelaan,” imbuhnya.

Sumber : jateng.tribunnews.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel