Berita

Polsek Mesuji Amankan Tersangka Pungli di Jalan Lintas Timur Sumatera di Desa Pematang Panggang OKI

Polsek Mesuji Amankan Tersangka Pungli di Jalan Lintas Timur Sumatera di Desa Pematang Panggang OKI
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Petugas macan Komering Polsek Mesuji dan macan Komering Polres OKI berhasil mengungkap kasus pungli yang kerap terjadi di kawasan hukum mesuji terutama di kawasan jalan lintas timur yang selama ini sangat meresahkan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

Petugas kepolisian berhasil mengamankan seorang tersangka pungli berinisial D alias tongah bin karim (17), warga desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Minggu (10/8/2019) sekitar pukul 18.00 Wib.

Penangkapan atas tersangka berinisial D ini dilakukan saat tim macan dari kepolisian polsek mesuji melakukan patroli rutin hunting antisipasi kejahatan 3C di jalintim Desa Pematang Panggang OKI.

Saat Melakukan Patroli pihak kepolisian mendapati tersangka sedang melakukan pungli kepada salah seorang sopir.

“Dalam OTT yang dilakukan pihak Polsek Mesuji tersebut, polisi berhasil mengamankan tersangka D beserta barang bukti berupa sebuah masker tengkorak berwarna hitam dan uang tunai sebesar Rp.59.000 (lima puluh sembilan ribu rupiah),” ucap AKP Dharmason Kapolsek Mesuji.

Setelah didapati Hal ini kami lakukan untuk memberikan kenyamanan dan pengamanan terhadap pengguna jalan yang melintas.

“Di kawasan hukum Polsek Mesuji ini memang kerap didapati para pelaku pungli yang sangat meresahkan pengguna jalan yang melintas, sehingga kami dari pihak kepolisian rutin melakukan patroli pengamanan dan penangkapan terhadap warga yang dicurigai dan terbukti melakukan pungli,” Ungkapnya.

Kemudian tersangka D beserta barang bukti diamankan ke mako polsek Mesuji.

“Tersangka akan kami amankan ke polsek mesuji untuk penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Saat di introgasi tersangka berdalih uang tersebut diminta terhadap pengguna jalan terutama mobil bermuatan untuk membantu dana perbaikan jembatan yang rusak, yang menghubungkan desa Pematang Panggan, OKI dengan Provinsi Lampung.

“Namun pihak kepolisian tidak begitu saja percaya dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,”

“Jika terbukti bersalah tersangka akan dikenakan pasal 368 KUHP, tentang pemerasan dan ancaman, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama Sembilan bulan tahanan,” tutupnya.

Sumber : palembang.tribunnews.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel