Berita

Polres Dan Tim Saber Pungli Sinjai Ungkap Kasus Pemerasan Dan Pengancaman

Polres Dan Tim Saber Pungli Sinjai Ungkap Kasus Pemerasan Dan Pengancaman
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

SINJAI, BB — Kepolisian Polres Sinjai dan Tim Saber Pungli Sinjai akhirnya berhasil mengungkap kasus pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh seorang oknum wartawan berinisial AA, terhadap salah satu pejabat Sekdes di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, pada hari Senin, 22 Juni 2020.

Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si, bersama Wakapolres Sinjai Kompol Sarifuddin, sebagai Ketua Tim Saber Pungli, dan Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Noorman Haryanto Sihite, menggelar konferensi Pers siang ini di ruang lobby Parama Satwika Polres Sinjai, selasa (23/6/2020)

Dalam konferensi tersebut Kapolres Sinjai menyebutkan bahwa pelaku mengancam korban akan mengekspose berita melalui media online tentang penggunaan anggaran Desa Bongki Lengkese, apabila tidak menyiapkan sejumlah uang sebanyak Rp.25.000.000 (Dua Puluh Lima Juta Rupiah).

“Mulanya, Tim saber pungli Kabupaten Sinjai mendapat informasi dari masyarakat, termasuk korban sendiri, tentang pengancaman dan pemerasan. Sehingga sekitar pukul 15:00 Wita, bertempat di Jalan Kelapa, Kelurahan Balangnipa, Sinjai Utara, Tim saber pungli melakukan penyamaran sebagai perangkat Desa yang akan menyerahkan uang kepada pelaku,”

Baca juga:  Polsek Kebon Jeruk Ciduk 17 Pelaku Pungli Parkir Minimarket

“Tim ini di pimpin langsung oleh Kanit Tipidkor, Ipda Sangkala, dimana pada saat kejadian pelaku sementara berbicara dengan korban, setelah itu anggota yang melakukan penyamaran menyerahkan uang sejumlah 25 Juta Rupiah dan kemudian pelaku langsung diamankan dengan barang buktinya,” kata Kapolres Sinjai.
Kapolres juga menyebutkan bahwa pengungkapan kasus pengancaman dan pemerasan ini merupakan suatu keberhasilan yang luar biasa menjelang hari Bhayangkara ke 74.

“Alhamduliillah, keberhasilan Polres Sinjai dan Tim Saber Pungli dalam pengungkapan ini, merupakan Kado untuk hari Bhayangkara ke 74, dan ini sangat luar biasa,” kata AKBP Iwan Irmawan.

Adapun barang bukti yang diamankan, berupa uang pecahan Rp.50.000 dengan nilai Rp.25.000.000, 1 Unit Handphone merek Vivo E12 warna hitam, 1 Unit Handphone merek Lenovo warna putih, 2 buah kartu identitas anggota (ID Card Pers), dan 3 buah stempel.

Pada peristiwa tersebut, pelaku telah melanggar, Pasal 368, Pasal 369 dan Pasal 378 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (Suparman Warium)

Sumber : beritasatu.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel