Berita

Pengakuan Warga Depok Dana BLT Dipotong Rp25 Ribu dengan Dalih Uang Administrasi

Pengakuan Warga Depok Dana BLT Dipotong Rp25 Ribu dengan Dalih Uang Administrasi
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

Merdeka.com – Penyaluran dana bantuan bagi masyarakat terdampak wabah Covid-19 di Depok menuai masalah. Sejumlah warga mengakui mengaku dana yang diterima tidak utuh.

Berdasarkan anggaran yang disediakan Pemkot Depok, warga yang didata akan menerima bantuan sebesar Rp250 ribu. Namun kenyataannya, dana yang diterima tidak full alias dipotong tanpa alasan yang jelas oleh oknum pengurus lingkungan.

Kisaran potongan sebesar Rp25 ribu per kepala keluarga yang menerima bantuan. Salah satu warga di wilayah RT 05/06, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, mengaku hanya menerima uang Bansos sebesar Rp225.000 dari yang seharusnya sebesar Rp250.000.

“Saya menerima langsung uang nya dari Pak RT sebanyak Rp225 ribu, katanya yang Rp25 ribu untuk administrasi,” kata salah satu warga yang menolak identitasnya diungkapkan saat ditemui, Minggu (19/4).

Mengaku keberatan dengan pemotongan uang bantuan dari Pemkot Depok itu, dia mengaku tidak bisa berbuat banyak.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kota Depok, Dadang Wihana yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi atas kasus tersebut. “Saat ini kami masih melakukan investigasi terhadap masalah tersebut,” katanya.

Baca juga:  Satgas Saber Pungli Berikan Bantuan Bagi Warga Terdampak Covid-19 di Jateng

Dadang menuturkan, untuk dana jaring pengaman sosial ini berasal dari beberapa sumber. Antara lain dari pemerintah pusat, Provinsi Jabar dan Pemkot Depok. Jenis data yang digunakan meliputi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non DTKS.

Diakui dia, untuk data DTKS memang datanya sudah ada sejak lama dan lengkap. Akan tetapi data Non DTKS baru disusun dari usulan warga, RT/RW dan kelurahan pada saat musibah Covid19 ini. “Dengan waktu yang sangat singkat, kekurangan pasti ada, akan tetapi kita terus lakukan evaluasi,” pungkasnya. (mdk/bal)

Sumber : merdeka.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel