Berita

Pedagang Pasar Indihiang Kota Tasik Laporkan Pungli ke Polisi

Pedagang Pasar Indihiang Kota Tasik Laporkan Pungli ke Polisi Sumber: https://www.radartasikmalaya.com/pedagang-pasar-indihiang-kota-tasik-laporkan-pungli-ke-polisi/ Artikel ini telah terbit di radartasikmalaya.com
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

INDIHIANG – Himpunan Pedagang Pasar Indihiang (HIPPI) mengeluhkan adanya aktivitas pemungutan yang tidak dike¬tahui perun¬tukannya ter¬hadap warga pa¬sar. Mereka me-laporkan in¬dikasi pungutan liar (pungli) ter¬sebut ke Polres Tasikmalaya Kota.

Kuasa Hukum HIPPI, Feriyawansyah MH mengatakan dugaan pungutan liar tersebut, dibuktikan dengan adanya karcis yang ditagihkan ke warga pasar. Sementara karcis tersebut bukan diperuntukan di Pasar Indihiang.

“Maka Senin (25/1) kemarin kami laporkan ke pihak kepolisian, pelaku berinisial UK dan DZ itu sudah melakukan perbuatan tersebut sejak Oktober 2018 sampai Juni 2020 dilakukan dengan rutin,” tuturnya kepada Radar, Rabu (27/1) melalui keterangan pers.

Pihaknya meminta supaya kasus dugaan pungutan liar ini segera ditindaklanjuti, agar tidak terjadi tindakan berbau premanisme di Kota Resik seperti pungli atau pemerasan. Apalagi, pada kasus tersebut penarikan retribusi tidak dilakukan pada tempatnya.

“Diharapkan juga kepada pemerintah daerah agar segera mengkaji dan memperhatikan peraturan daerah yang ada. Karena akan kisruh jika tidak dikoordinasikan dengan segera, dan jangan sampai para pedagang yang menjadi korbannya,” katanya.

Baca juga:  Pengawasan dilakukan lantaran banyak sumber bansos yang disalurkan kepada masyarakat

Ketua HIPPI, Zein Muhammad mengungkapkan pihaknya sempat berupaya menghentikan perbuatan itu, namun malah mendapat ancaman dari pihak tertentu. Ia menjelaskan jumlah pungutan yang dimintai oleh kedua pelaku tersebut bervariasi.

Mulai dari Rp 1.000 sampai Rp 3.000 per kiosnya. Zein berharap kepolisian segera mengusut laporannya sehingga para pedagang bisa berjualan dengan nyaman. “Kami berharap kepada pihak kepolisian agar kasus ini dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” harap Zein. (igi/rls)

Sumber : radartasikmalaya.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel