Berita

NUGROHO: SENTRA PELAYANAN PUBLIK HARUS BEBAS PUNGLI

NUGROHO: SENTRA PELAYANAN PUBLIK HARUS BEBAS PUNGLI
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

JAKARTA – Sentra Pelayanan publik harus bebas dari percaloan, bebas pungutan liar atau pungli, pelayanannya responsif, prosedurnya jelas, biayanya transparan, dan ada kepastian waktu. Penilaian ini disampaikan Ketua Kelompok Kerja Pencegahan Satgas Sapu Bersih Pungli, Nugroho, pada acara sosialisasi Peraturan Presiden tentang Satgas Saber Pungli di Jakarta, Rabu (11/11).

Menurut Nugroho, pelayanan publik yang optimal dan berkualitas tidak dapat diciptakan hanya dengan memberantas pungli di dalamnya. Harus ada reformasi birokrasi yang konkret sehingga sentra pelayanan publik tersebut bebas korupsi dan birokrasinya bersih, paparnya.

Dia jelaskan lebih lanjut, membangun sentra layanan publik yang berkualitas menuntut perubahan banyak hal, di antaranya mindset atau pola pikir dan culture set atau berbudaya lebih baik. Di samping itu, prosedur pelayanannya harus jelas. berstandar, dan transparan. Aparat di dalamnya juga harus profesional dan kinerjanya akuntabel, tambah Nugroho.

“Pelayanan yang diberikan jelas dan mudah dipahami masyarakat. Biaya layanannya terjangkau dan jelas,” katanya lagi.

Baca juga:  Video Sosialisasi : Pesan Bang Saber, Mari Stop Pungli dalam Pembuatan Izin dan Surat Menyurat !

Disebutkan pula pelayanan publik berkualitas juga menuntut kepastian waktu penyelesaian, petugasnya jujur, dan bebas pungli. Aparatnya tidak boleh diskriminatif, paparnya.

Nugroho juga menyebut sentra pelayanan publik yang berkualitas harus memiliki sarana dan prasarana memadai. Pengaduan masyarakat dapat ditampung dan ditindaklanjuti secara memadai, jelasnya.

Kegiatan sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 itu disenggarakan Satgas Saber Pungli bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan. Acara ini diikuti para pejabat Kementerian Perdagangan dan pejabat kantor perwakilan di Singapura, Thailand, dan Brasil. * (Tim Media Saber Pungli)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel