Berita

NUGROHO: PASTIKAN KANTOR IMIGRASI BEBAS CALO DAN PUNGLI

NUGROHO: PASTIKAN KANTOR IMIGRASI BEBAS CALO DAN PUNGLI
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

JAKARTA – Aparat Kantor Imigrasi Jakarta Selatan harus dapat memastikan tidak ada percaloan dan pungli dalam melayani masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua Kelompok Kerja Pencegahan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli), Nugroho, di Jakarta, pekan lalu.

Selain itu, menurut Nugroho, pelayanan kepada masyarakat harus responsif dan tidak diskriminatif. “Prosedur dalam pelayanan juga mesti jelas, biayanya transparan, dan ada kepastian waktu,” paparnya pada rapat koordinasi dan sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli .

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dan pimpinan Satgas Saber Pungli. Nugroho berharap pelayanan pada sentra pelayanan publik bidang keimigrasian itu ke depan menjadi lebih optimal dan berkualitas.

Langkah-langkah tersebut sebagai upaya mereformasi birokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Satgas Saber Pungli dibentuk oleh Presiden Joko Widodo untuk mengatasi birokrasi pada sentra-sentra pelayanan publik yang berbelit-belit, lamban, dan memberantas pungli di dalamnya. Satgas Saber Pungli yang berkedudukan di Jakarta, saat ini sat ini didukung 580 Unit Pemberantasan Pungli (UPP) di seluruh Indonesia. Perinciannya 492 UPP ada di pemerintah kabupaten/kota, 34 UPP di pemerintah provinsi, 53 UPP di kementerian dan lembaga.

Baca juga:  Kepala BKPM : Biaya Pungli Jadi Faktor Penghambat Pertumbuhan Ekonomi RI

Menurut Pengendali/Penanggung Jawab Satgas Saber Pungli, Mahfud MD, sekarang pungli jauh berkurang ketimbang dulu. Hal ini disebabkan banyak faktor, di antaranya layanan publik melalui online dan pembayarannya juga secara online lewat jaringan internet.

(Tim Media Saber Pungli)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel