Berita

Masih Ada Punglli??? LAPORKAN KE POSKO SATGAS SABER PUNGLI

457
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

JAKARTA – Sikap sopan dan ramah dikesankan Abdurrohman Heryandi (31 tahun) ketika mempersilakan masuk lima pria ke ruang pengaduan masyarakat Posko Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) di Jakarta, Rabu pagi (22/7). “Tolong kalau bisa jangan masuk ruangan semua, karena kita harus mengikuti protokol kesehatan. Kita harus menjaga jarak,” kata Rohman kepada kelima pria ini.

Empat dari lima pria ini mengaku datang dari Kotamobagu, Sulawesi Utara untuk mengadukan pertanahan untuk tambang. Adapun serorang lagi berasal dari Kebumen, rekan kerja empat pria tersebut di tambang emas di Kotamobagu.
Melihat penampilannya yang rapi, mungkin orang tidak akan menyangka Rohman seorang polisi berpangkat brigadir. Ia bertugas menerima langsung masyarakat yang mengadukan pungli . Posko itu terletak di belakang pos Satuan Pengamanan kompleks Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di seberang Monumen Nasional.

Setelah mempersilakan lima pria itu duduk, Rohman menanyakan identitas mereka dan hal yang mereka adukan. Rohman, demikian biasa dia disapa, bertugas di Satgas Saber Pungli sejak Satgas dibentuk empat tahun silam.

Baca juga:  Menko Polhukam Lakukan Sertijab Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli

Satgas dibentuk oleh Presiden Joko Widodo pada 2016 untuk memberantas pungutan liar. Waktu itu presiden marah besar karena pelayanan yang lamban di pelabuhan-pelabuhan. Selain lamban, waktu itu disinyalir ada pungli dalan pelayanan publik di pelabuhan-pelabuhan tersebut.

Menurut Presiden waktu itu, buruknya pelayanan publik dan pungli membuat daya saing Indonesia menjadi rendah dibandingkan negara-negara lain. Padahal saat itu Pemerintah Indonesia sedang gencar menarik investasi asing.

Dalam menjalankan tugas utamanya memberantas pungli di segala sentra pelayanan publik, Satgas Saber Pungli sangat mengharapkan pertisipasi nyata masyarakat. Itu sebabnya posko penerima pengaduan masyarakat dapat dikatakan menjadi ujung tombaknya.

“Selain menerima pengaduan langsung masyarakat, posko juga menerima pengaduan melalui telepon, email, call center, dan SMS. Namn, sementara ini pengaduan melalui call center dan SMS terganggu, karena terkendala masalah teknis,” tutur Rohman.

Ia ungkapkan, pada awal Satgas Saber Pungli dibentuk hampir setiap hari ada saja masyarakat yang mengadukan pungli di sentra-sentra pelayanan publik. Yang mengadu bukan hanya dari Jakarta dan sekitarnya, namun juga dari wilayah lain di Pulau Jawa, bahkan dari Kalimantan.

Baca juga:  Menko Polhukam Perkenalkan 5 Tenaga Ahli Baru di Satgas Saber Pungli

“Mungkin karena waktu itu belum dibentuk unit pemberantasan korupsi atau UPP di setiap daerah, kementerian, lembaga, dan lnstansi pemerintah. Sekarang di semua daerah, kementerian, lembaga, dan instansi terdapat UPP. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta, untuk melaporkan pungli,” jelasnya.

Dia paparkan, pengaduan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir menurun jauh ketimbang sebelumnya. ia menduga penurunan jumlah pengaduan ini karena pendemi Coid-19.

Meskipun demikian Rohman mengaku ia tetap siap sedia melayani masyarakat yang hendak mengadukan pungutan liar. “Silakan laporkan ke kami bila ada pungutan liar,” katanya menegaskan.

Menurut Rohman berbagai hal diadukan masyarakat ke Posko Saber Pungli, di antaranya pungli dalam pembuatan KTP, pengurusan sertifikat tanah, Bantuan Operasional Sekolah, hingga di tempat parkir. “Malahan ada yang mengadukan masalah yang bukan pungutan liar, misalnya penipuan, utang-piutang, dan sebagainya,” tuturnya.

Dia jelaskan lebih lanjut, pengaduan yang disampaikan masyarakat langsung ke posko maupun melalui email atau telefon, semua didata, dipilah-pilah, dan dilaporkan ke bagian pendataan. Laporan tersebut akan dianalisis dan dilanjutkan sesuai dengan kebutuhannya. Ada yang disalurkan ke Bagian Itelijen Satgas Saber Pungli, ke Bagian Pencegahan, Penindakan, dan Yustisi untuk ditindaklanjuti.

Baca juga:  Polantas Penerima Pungli Saat Larangan Mudik Terancam Dipecat

Bila masyarakat melihat atau mengetahui ada pungli di daerahnya diharapkan melaporkannya dke Satgas Saber Pungli (saberpungli.id) atau Unit Pemberantasan Pungli. Kerahasiaan identitas pelapor dijamin Satgas Saber Pungli demi keamanannya. * (Tim Media Satgas Saber Pungli)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel