Berita

Mahasiswa Tuntut Penanganan Pungli Kemenag Sumut Diusut

Mahasiswa Tuntut Penanganan Pungli Kemenag Sumut Diusut
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

SUMATERA UTARA, BORNEO24.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Keadilan Provinsi Sumatera Utara (GMPK Sumut) melakukan aksi demo ke Kantor Kejati Sumut di Jalan AH Nasution Medan, Selasa (10/9/2019).

Mereka menuntut kejaksaan supaya mengusut tuntas kasus dugaan pungutan liar (Pungli) kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di tahun 2019 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumut.

Menurut koordinator aksi, Solahudin Tanjung, kasus dugaan pungli itu juga melibatkan seluruh kepala madrasah, mulai dari ringkat MA hingga MAN. Mereka diwajibkan setiap siswa membayar KSM Rp 35 ribu. Dana yang terkumpul sekitar Rp 2 Miliar.

“Tak hanya itu, ada dugaan Kemenag Sumut juga mengakomodir percetakan sampul raport khusus Kelas I MIN, Kelas VII MTSn dan Kelas X MAN. Satu sampul raport, sesuai dengan informasi yang kami terima, sebesar Rp 40 ribu,” tuturnya.

Selain itu menurut Tanjung, juga terdapat beberapa persoalan lain yakni dugaan pungli dan KKN pada mutasi jabatan dengan pungutan pada kisaran angka Rp 50 hingga Rp 300 juta.

Aksi mahasiswa itu diterima oleh Kepala Seksi (Kasi) Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian. Sumanggar mengatakan, kejaksaan sedang memproses kasus dugaan pungli tersebut. Ia meminta agar seluruh pihak menunggu hasil penyelidikan selesai.

“Kami tentu akan bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Dan memastikan bahwa prosesnya akan berjalan dengan transparan. Sama-sama kita menunggu. Kita juga meminta pihak yang menuntut penanganan kasus korupsi juga menyerahkan data,” sebutnya.

Sumber : borneo24.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel