Berita

Ketahuan Lakukan Pungli, 10 Jukir Karanganyar Diciduk Polisi

Ketahuan Lakukan Pungli, 10 Jukir Karanganyar Diciduk Polisi
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

Solopos.com, KARANGANYAR — Sebanyak 10 orang juru parkir atau jukir ditangkap aparat Satreskrim Polres Karanganyar karena ketahuan melakukan pungli, Kamis (28/1/2021). Mereka terciduk di beberapa tempat berbeda.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Tegar Satrio Wicaksono, mengatakan 10 orang jukir tersebut menarik retribusi parkir kepada masyarakat tanpa memberikan tanda bukti karcis parkir. Selain itu, beberapa jukir juga sudah tidak memiliki izin mengelola parkir karena masa berlaku izin mereka sudah habis.

Sepuluh orang jukir tersebut dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring). “Mereka untuk satu kendaraan jenis motor menarik retribusi Rp2.000 tanpa memberikan karcis. Kami langsung menindak mereka dengan pasal tipiring sebagai bentuk pembinaan agar mereka jera,” jelas Kasatreskrim.

Salah satu jukir yang tertangkap karena pungli, Mehdi, mengaku sudah memiliki izin dari Dishub Karanganyar. Namun, izin yang dikantongi pria yang setiap harinya mengelola parkir salah satu rumah makan itu sudah habis masa berlakunya saat ditangkap polisi.

“Saya sudah punya izin. Tapi ngepasi habis masa berlakunya. Ini masih proses perpanjangan. Saya sudah minta ke Dishub Karanganyar, tapi belum dikasih juga,” terangnya.

Baca juga:  Warga Lampura Keluhkan Pungutan PTSL

Mehdi mengaku sebenarnya sudah berusaha memberikan karcis parkir kepada pengguna jasanya. Tapi menurutnya, kebanyakan pemarkir enggan menerima tanda bukti tersebut. Akibatnya jukir di Karanganyar itu ditangkap polisi karena diduga pungli.

“Perpanjangan mau diberikan Januari ini. Kalau karcis, sebenarnya semua saya kasih. Tapi kebanyakan itu menolak, ya bagaimana lagi. Kecuali sales, mereka pasti minta untuk diklaim ke kantor mereka,” bebernya.

Sumber : solopos.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel