Berita

Jelang Seleksi CPNS, Tim UPP Saber Pungli Polres Anambas Monitoring Panita Tes

Jelang Seleksi CPNS, Tim UPP Saber Pungli Polres Anambas Monitoring Panita Tes
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id – Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Polres Kepulauan Anambas melakukan monitoring ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), khususnya ke panitia tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Tim UPP Saber Pungli yang dipimpin oleh Kompol H. Rafizal Amin, SH ini memberikan pengarahan kepada panitia tes CPNS terkait pelaksanaan tes ujian nanti.

“Kami tidak akan memberikan sosialisasi melainkan kedepannya pada saat penerimaan CPNS kami akan langsung monitoring dan pengawasan terhadap proses tes CPNS,” kata Rafizal, pada Selasa (11/2/2020).

Maksud kedatangan tim UPP Saber Pungli mendatangi kantor BKPSD untuk memperkenalkan diri.

Adapun yang datang ke BKPSDM terdiri dari pengawasan, pencegahan, penegak hukum dan intelijen.

“Saya harap tim kami dari intelijen nanti bisa memberi masukan dan kami akan menurunkan tim monitoring untuk meluruskan apa yang salah dalam proses seleksi dan penerimaan CPNS 2020,” jelasnya.

Iapun mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk selalu memonitor.

“Tentunya dengan pertemuan ini dapat meningkatkan komunikasi antara kami tim Saber Pungli dengan pihak panitia penerimaan CPNS,” tuturnya.

Sementara itu panitia perwakilan seleksi CPNS, Muzhnal Haqqi mengucapkan terimakasih atas kedatangan tim UPP Saber Pungli Polres Anambas.

“Kami sangat menyambut baik kedatangan beliau ke kantor, dan kami selaku panitia berharap selalu dapat berkoordinasi sebab banyak peserta CPNS sekitar 1.756 yang akan ikut seleksi,” sebut Muzhnal.

Lebih lanjut ia mengatakan pada pelaksanaan ujian seleksi yang berlangsung selama 4 hari itu nanti dikhawatirkan ada oknum yang melakukan pungli saat pelaksanaan tes CPNS 2020.

Tayang Live Facebook
Tak lama lagi para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan mengikuti ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) di Kepulauan Anambas, 20-23 Februari 2020.

Sebanyak 1.756 peserta CPNS nanti akan dibagi menjadi 5 sesi per harinya untuk mengikuti ujian seleksi SKD.

Sekretaris Daerah Sahtiar, SH, MM mengatakan, akan menanyangkan secara langsung proses seleksi SKD CPNS di Anambas.

“Untuk menunjang transparansi ujian yang akan dilaksanakan pada 20 Februari sampai 23 Februari 2020, dan nanti masyarakat bisa menyaksikan penayangan langsung kegiatan seleksi tersebut,” kata Sahtiar, pada Jumat (7/2/2020).

Baca juga:  Bangun Paradigma Bebas Pungli, Satgas Saber Pungli Sosialisasi di FH Universitas Udayana

Lebih lanjut ia mengatakan, penayangan langsung ujian seleksi SKD akan ditanyangkan di gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) dan juga akan ditayangkan di laman facebook Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Jadi buat masyarakat yang tidak bisa menyaksikan di gedung BPMS atau di akun Facebook masih dapat menonton di tv kabel Radja Vision chanell 14,” terangnya.

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat Kepulauan Anambas untuk bersama-sama berdoa agar para peserta CPNS, khususnya anak-anak Kepulauan Anambas dapat mengikuti ujian seleksi dengan baik.

1.757 Peserta Ikut SKD
Setelah melalui proses cukup panjang, tidak lama lagi para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Anambas akan melaksanakan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Pelaksanaan SKD ini akan dilakukan secara online di aula lantai III kantor Bupati, Pasir Peti, jalan Raja Haji Fisabilillah, Kecamatan Siantan.

Saat dihubungi via WhatsApp, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Linda Maryati mengatakan, peserta yang akan mengikuti ujian SKD sebanyak 1.756 peserta.

“Ya betul, nanti itu yang ikut SKD ada 1.757 peserta,” terang Linda kepada tribunbatam.id, pada Selasa (14/1/2020).

Untuk pelaksanaan SKD sendiri akan dilaksanakan selama empat hari.
Terhitung sejak 25-28 Februari 2020.

“Kami adakan ujian SKD ini selama empat hari. Jadi satu hari itu akan dibagi lima sesi, untuk jumlah peserta itu ada 100 peserta. Karena kita laptop juga masih pinjam dari perangkat daerah,” jelasnya.

Ia berharap para peserta dari sekarang sudah menyiapkan mental dan pengetahuan dasar untuk mengikuti SKD tersebut.

Panita Beri Waktu 3 Hari Untuk Menyanggah
Sebelumnya diberitakan, hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Anambas telah diumumkan, Senin (16/12/2019) kemarin.

Dari 1.950 peserta yang mendaftar lewat laman sscb.bkn.go.id, hanya 1.747 peserta yang lolos seleksi.

Oleh sebab itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memberikan keringanan yaitu waktu selama tiga hari bagi pelamar yang tidak lulus administrasi untuk melakukan sanggahan.

“Jadi berdasarkan verifikasi dari panitia pusat dan daerah, yang administrasinya lengkap terhitung 1.747 pelamar. Berarti ada sisa yang tidak lulus itu 203 orang ya, nah jadi sesuai aturan pihak kita memberi waktu selama tiga hari dimulai dari 17 Desember kemarin sampai 19 Desember 2019 besok untuk melakukan sanggahan,” kata Kepala BKPSDM Linda, Rabu (18/12/2019).

Baca juga:  Seber Pungli Kota Bandung Tahun 2019 Gelar 308 Sosialisasi Dan 4 OTT

Adapun hasil tersebut sudah final.
Linda menyebutkan, jika ada peserta yang tidak lulus administrasi dan ingin melakukan sanggahan, panitia akan melakukan pemeriksaan berkas dan akan berkoordinasi dengan panitia pusat.

Sedangkan untuk jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) keputusan akan diumumkan oleh panitia pusat.

“Nanti akan kita umumkan, kita tunggu dari panitia pusat ya,” tutupnya.

Ini Rincian Posisi dan Formasi Yang Dibutuhkan di Anambas
Pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh Indonesia sudah dibuka pada tanggal 11 November 2019 hingga 24 November 2019 mendatang.

Berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 665 Tahun 2019 tentang kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas akan melaksanakan seleksi pengadaan CPNS tahun 2019 dengan formasi sebanyak 50 orang tenaga guru, 58 orang tenaga kesehatan, dan 81 tenaga teknis.

Dengan total kebutuhan sebanyak 189 formasi.
Bagi yang ingin ikut dalam pendaftaran CPNS tahun ini, harus mendaftar lewat online melalui situs online https://sscasn.bkn.go.id.

Kemudian pelamar harus membuat surat lamaran ditulis tangan dengan ditandatangi di atas materai 6000 yang ditujukan kepada Bupati Kepulauan Anambas.

Adapun format untuk pelamar yang membuat surat lamaran ditulis tangan harus menyiapkan fotocopy ijazah SMA/Perguruan tinggi, fotocopy nilai ijazah/transkrip, fotocopy KTP dan KK, pas photo berlatar belakang merah 3×4 sebanyak 3 lembar dan 4×6 sebanyak 3 lembar, dan terakhir surat pernyataan tidak pernah dihukum penjara dengan ditandatangani di atas materai 6000.

Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengumumkan kebutuhan formasi di Kepulauan Anambas sebanyak 189 formasi yang dibagi menjadi beberapa bagian antara lain :

Formasi Khusus Disabilitas:
Ahli Pratama Guru Kelas : 3 Formasi
Ahli Pratama Guru TK : 1 Formasi
Formasi Cumlaude :
Ahli Pratama Auditor : 1 Formasi
Ahli Pengelola Barang dan Pengadaan Jasa : 1 Formasi
Analis Data dan Informasi : 1 Formasi
Ahli Pratama Pranata Komputer : 1 Formasi

Formasi Umum :
Guru Agama Islam : 2 Formasi
Guru Bahasa Indonesia : 1 Formasi
Guru Bahasa Inggris : 1 Formasi
Guru Bimbingan Konseling : 1 Formasi
Guru IPA : 1 Formasi
Guru IPS : 1 Formasi
Guru Kelas : 27 Formasi
Guru Matematika : 1 Formasi
Guru Penjasorkes : 5 Formasi
Guru PPKN : 2 Formasi
Guru TK : 4 Formasi

Baca juga:  Belum Setahun Menjabat, Kepala Desa di Kabupaten Bekasi Ditangkap karena Lakukan Pungutan Liar

Formasi Tenaga Kesehatan:
Apoteker : 3 Formasi
Bidan : 4 Formasi
Dokter Umum : 5 Formasi
Dokter Gigi : 4 Formasi
Dokter Spesialis penyakit dalam : 2 Formasi
Fisioterapis : 1 Formasi
Perawat : 3 Formasi
Sanitarian : 2 Formasi
Teknisi Elektromedis : 1 Formasi
Asisten Apoteker : 3 Formasi
Asisten Penata Anastesi : 1 Formasi
Terampil Bidan : 12 Formasi
Terampil Fisioterapis : 1 Formasi
Terampil Perawat : 16 Formasi

Formasi Tenaga Teknis:
Analisis Kepegawaian : 3 Formasi
Analisis keuangan pemerintah pusat dan daerah : 1 Formasi
Auditor : 3 Formasi
Auditor Kepegawaian : 2 Formasi
Pengelola barang dan pengadaan jasa : 3 Formasi
Pengendali dampak lingkungan : 1 Formasi
Perancang peraturan perundang-undangan : 1 Formasi
Pranata Komputer : 3 Formasi
Statistisi : 2 Formasi
Teknik penyehatan lingkungan: 1 Formasi
Pemula polisi pamong praja : 10 Formasi
Terampil Arsiparis: 1 Formasi
Analis aset negara : 1 Formasi
Analisi bahasa dan sastra : 1 Formasi
Analis bangunna gedung dan pemukim : 1 Formasi
Analis benih : 1 Formasi
Analis data dan informasi : 3 Formasi
Analis diklat : 1 Formasi
Analisi Gizi : 1 Formasi
Analis iklim usaha dan kerjasama : 1 Formasi
Analis infrastruktur : 1 Formasi
Analisi jabatan : 1 Formasi
Analisi informasi : 1 Formasi
Analisi kependudukan dan catatan sipil : 1 Formasi
Analisi ketahanan keluarga : 1 Formasi
Analis keuangan : 1 Formasi
Analis kursus dan pelatihan : 1 formasi
Analis lingkungan hidup : 1 Formasi
Analis organisasi masyarakat : 1 Formasi
Analis pakan ternak : 1 Formasi
Analis pangan : 1 Formasi
Analis pemberdayaan perempuan dan anak : 1 Formasi
Analis pendapatan daerah : 1 Formasi
Analis pengembangan infrastruktur : 1 Formasi
Analis pengembangan pasar : 1 Formasi
Analis pengembangan wilayah : 1 Formasi
Analis peraturan per UU dan rancangan UU : 1 Formasi
Analisi perdagangan : 1 Formasi
Analisi potensi sumber air dan tanah : 1 Formasi
Analis produk hukum : 1 Formasi
Analis sistem informasi dan jaringan : 2 Formasi
Analis program pemberdayaan masyarakat dalam penangan masalah sosial : 1 Formasi
Analis sistem mutu dan lingkungan : 1 Formasi
Analis statistik : 1 Formasi
Analis SDM aparatur : 1 Formasi
Inspektur sarana dan prasarana fasilitas pelayanan kesehatan : 1 Formasi
Pemeriksa sektor sumber daya air : 1 Formasi
Penelaah dampak lingkungan : 1 Formasi
Pengawas penyakit dan pengendali penyakit : 1 Formasi
Pengelola pengembangan budidaya dan pemasaran perikanan : 1 Formas
Pengola prasarana dan sarana pengairan : 1 Formasi
Penyuluh kesehatan dan pencegahan penyakit : 1 Formasi
Penyuluh pelestarian nilai budaya dan tradisi : 1 Formasi
Penyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana : 1 Formasi
Penyusun rencana tata ruang : 1 Formasi.
(Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Sumber : batam.tribunnews.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel