Berita

Jadi Tersangka Dugaan Pungli Sejak 2019, Hatta Akhirnya Ditahan Kajari Maros

Jadi Tersangka Dugaan Pungli Sejak 2019, Hatta Akhirnya Ditahan Kajari Maros
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

KABAR.NEWS, MAROS – Pihak Kejaksaan Negeri (Kajari) Maros akhirnya menahan mantan Camat Simbang, Muhammad Hatta sejak Jumat (7/1/2020). Dia merupakan tersangka atas kasus dugaan pungutan liar (pungli) dengan cara mematok harga dalam pembuatan BPHTB dan pembayaran PPH yang tidak semestinya sejak 30 Agustus 2019 tahun.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Maros, Dhevid Setiawan mengatakan, penahanan Hatta baru dilakukan setelah jaksa menilai sudah ada cukup alat bukti untuk dilkukan persidangan.

“Sudah ditahan (Hatta). Sekarang kita titip dulu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A, Kandeapi, Kecamatan Mandai, Maros,” kata Dhevid, Sabtu (8/2/2020).

David juga nenampik pernyataan bahwa penahanan Hatta terkesan dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Ia mengatakan, awak media sengaja tidak diberitahu karena banyak pihak keluraga yang turut ikut saat Hatta diboyong ke Kajari Maros.

“Kami hanya menjalankan perintah. Kami sengaja tidak hubungi teman-teman (wartawan) karena di sana juga banyak keluarganya yang datang. Tersangka juga datangnya sore dan harus segera dibawa ke lapas, jadi tidak sempat hubungi teman-teman untuj rilis,” jelas David.

Baca juga:  Kejari Surabaya Tahan Staff ESDM Pemprov Jatim yang Terjerat Kasus Pungli

Sebelumnya, Hatta dan salah seorang stafnya Sofyan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantornya, Kecamatan Simbang pada Rabu (28/8/2019). Saat itu Hatta diduga mematok harga dalam pembuatan BPHTB dan pembayaran PPH yang tidak semestinya.

Kini, meski sudah berstatus tersangkan dan sudah ditahan oleh pihak Kajari Maros. Hatta Masih menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Maros.

Sumber : kabar.news

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel