Berita

GUNAKAN UANG ELEKTRONIK UNTUK CEGAH PUNGLI

GUNAKAN UANG ELEKTRONIK UNTUK CEGAH PUNGLI
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

JAKARTA – Pembayaran pelayanan publik pada sentra-sentra pelayanan publik sebaiknya menggunakan uang elektronik. Pembayaran menggunakan uang secara tunai sedapat mungkin dihindarkan untuk mencegah terjadinya pungutan liar atau pungli.

Hal itu dinyatakan Sekretaris Satgas Sapu Bersih Pungli, Irjen Pol. Agung Makbul, di Jakarta, Senin (8/2). Semua sentra pelayanan publik semisal layanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM), sertifikat tanah, paspor, izin usaha, di kementerian, instansi, lembaga, dan pemerintah (provinsi, kabupaten, kota) sebaiknya meggunakan uang elektronik.

Menurut Makbul, aparat negara yang bertugas di sentra-sentra pelayanan publik sebaiknya tidak lagi menerima pembayaran dengan uang tunai. “Gunakan uang elektronik, sehingga celah terjadinya pungli dapat ditekan, dipersempit, dan bahkan ditutup,” katanya.

Uang elektronik adalah uang yang digunakan dalam transaksi melalui jaringan internet dengan cara elektronik. Penggunaan uang elektronik juga sekaligus untuk mengurangi panjangnya antrean di tempat pembayaran, jelasnya.

Ia mencontohkan pembayaran di pintu-pintu jalan tol. Dulu saat pembayaran menggunakan uang tunai antrean kendaraan di pintu tol ‘mengular’ hingga panjang.

Baca juga:  Paparan Jaksa Agung mengenai Strategi Kejagung dalam Mendukung Pencegahan dan Pemberantasan Pungli Sesuai dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 Tentang Satgas Saber Pungli

Sekarang antrean kendaraan di pintu-pintu jalan tol tidak lagi panjang karena sudah menggunakan uang elektronik. Penggunaan uang elektronik menjadi budaya baru yang baik untuk mencegah pungli.

Menurut Makbul, budaya yang baik menjadi satu di antara komponen efektifitas hukum di masyarakat. “Hukum akan efektif bila aturannya bagus, aparatnya berintegritas, sarana dan prasarananya menunjang dan memadai, masyarakatnya patuh hukum, dan budayanya bagus. Ketika komponen-komponen itu terpenuhi hukum berlaku efektif di masyarakat,” jelasnya.

Satgas Saber Pungli berharap komponen-komponen itu dapat ditegakkan di sentra-sentra pelayanan publik sehingga pungli dapat diberantas tuntas.

(Tim Media Saber Pungli)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel