Berita

Dua universitas siap bersihkan pungli

Dua universitas siap bersihkan pungli
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

Elshinta.com – Tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) pusat mengapresiasi upaya pihak Universitas Brawijaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mempunyai posko tersendiri di luar institusi kepolisian.

“Saya sangat mengapresiasi upaya pemerintah provinsi, kota dan perguruan tinggi mempunyai posko penanganan pungli di luar kepolisian. Dan bagitu ada dua perguruan tinggi yang telah lakukan kerjasama salah satunya UB dan menyusul Udayana, Bali,” ungkap Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Widiyanto Poesoko usai membuka acara sosialisasi peraturan presiden Nomer 87 tahun 2016 di gedung Widialoka Universitas Brawijaya.

Tentu saja upaya ini menjadi salah satu kesadaran dunia kampus dan pemerintah dalam ikut berperan secara aktif dalam menekan praktek-praktek pungli yang sampai saat ini menjadi prioritas lembaganya.

“Apalagi jumlah pengaduan yang masuk ke pihaknya masih menunjukkan peningkatan. Dari data yang masuk hingga 2019 ini terdapat 37 ribu pengaduan sementara yang ditindak-lanjuti 12 ribu per 13 Juli 2019 dan yang 13 ribu masih diverifikasi apakah itu hoaks atau yang lain,” jelasnya kepada Kontributor Elshinta, El Aris.

Yang pasti pihaknya akan terus berupaya untuk menekan munculnya praktek pungli yang masih ada di masyarakat. “Tentu saja peran serta masyarakat masih sangat diperlukan disamping berbagai upaya pelayanan terus dilakukan termasuk lakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman mengenai pungli melalui dunia kampus seperti yang di Universitas Brawijaya Malang,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan pembentukan pos pengaduan pungli di pemprov sebagai komitmen Pemprov Jatim dalam meminimalkan celah adanya pungli.

“Karena itulah langkah awal yang dilakukan sesuai dengan program gratis, tuntas (tistas) pihaknya memotong alur birokrasi pelayanan sehingga beberapa perijinan cukup di urus di bakorwil yang tersebar di beberapa kota yang ada di Jawa Timur dan sangat cepat sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke Surabaya,” ringkasnya.

REDAKSI- Andi Juandi

Sumber : elshinta.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel