Berita

Ditrkrimsus Polda Malut di Desak Ambil Alih Kasus OTT Yang Melibatkan Sekretaris Dinkes Halsel

Ditrkrimsus Polda Malut Di Desak Ambil Alih Kasus Ott Yang Melibatkan Sekretaris Dinkes Halsel
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

Suara Indonesia News – Labuha, Direktur Kriminal Khusus (Ditkrimsus) polisi Daerah (Polda) di k mbuka kembali dan mengambil alih penanganan Operasi Tangkap Tangan () pungutan liar (Pungli) penerbitan surat keterangan bebas narkoba di Dinas Kesehatan () Kabupaten Halmahera Selatan.

tersebut sebelumnya di tangani oleh mantan Kasat Polres Halsel, AKP Sahrul Hariyadi saat itu masih melakukan pendalaman, karena penyidik sementara melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas tersebut Untuk melengkapi pemeriksaan saksi-saksi untuk di tingkatkan ke penyidikan.

Saat itu pihak polres Halsel Sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang diperiksa sebagai saksi, baik petugas melakukan pungutan, petugas medis yang melakukan pemeriksaan termasuk salah satu dokter maupun pihak yang dianggap bertanggungjawab, termasuk Kadis Kesehatan, dr Juri Hendrajadi serta sekretaris dinas kesehatan kabupaten Halmahera Selatan Hj. Ha Muhamad.

“Enam orang yang diperiksa saat itu masing-masing berisial TR, TA, W, N, NB dan SM,” dan perlu di ketahui untuk pemeriksaan Kadis Kesehatan, dr Juri belum tuntas dilakukan sebab pada saat pemeriksaan yang bersangkutan beralasan anaknya sedang sakit Pemeriksaan Kadis belum selesai dilakukan sebab saat pemeriksaan yang bersangkutan meminta izin dengan alasan anaknya sedang sakit hingga saat ini berhembus kabar kalau tersebut secara diam-diam telah di Terbitkan surat penghentian penyidikan (SP3) oleh pihak polres saat itu tanpa Dasar yang kuat.

Olehnya itu Lembaga swadaya masyarakat () Front Delik anti Korupsi (FDAK) Melalui ketua Devisi investigasi, Ruslan Abdul, kepada wartawan Senin (08/07/2019) menk kepada Ditkrimsus Polda untuk mengambil alih dan membuka kwmbali penanganan yang di duga melibatkan sekretaris Dinas kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan HJ. Ha Muhamad untuk dapat di terapkan sebagai tersangka di Dinas kesehatan kabupaten Halmahera Selatan.

Di katakannya pada saat ini di tangani oleh tim saber pungli penyidik polres Halsel itu telah meminta keterangan C tenaga kesehatan yang telah dimintai pungutan sebanyak 148 orang, sedangkan sudah menyetor kepada petugas yakni 130 orang di terungkap saat operasi yang dilakukan tim Sapu Bersih (Saber) belum lama ini.

Dari hasil , tim Saber Pungli berhasil mengamankan berupa sebesar Rp32 juta lebih dan mengamankan sejumlah petugas dan beberapa dokumen namun hingga kini sejumlah pelaku yang terlibat dalam ini belum di tetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan, olehnya pihak menk Polda mlaut mengambil alih dan melakukan pemeriksaan maraton untuk menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap pelaku pintahnya. (Bur)

Sumber : suaraindonesianews.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel