Berita

Dirkrimum Polda “Lepaskan” Dua Tersangka OTT Pungli Inspektorat Lampung?

Dirkrimum Polda “Lepaskan” Dua Tersangka OTT Pungli Inspektorat Lampung?
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

Bandar Lampung (SL)-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Lampung dikabarkan menangguhakn penahanan dua tersangka dalam hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT), anak buah Hamartoni di Inspektorat Provinsi Lampung. Keduanya ditangkap Kamis (10/10) lalu, dan semoat ditahan di Polda Lampung, Mereka adalah Edi Kurnia (ED) dan Mahyuzard Margapala (MM).

Dari tangan keduanya diamankan barang bukti uang tunai Rp11 juta. Mahyuzar dan Edi awalnya terkena operasi tangkap tangan oleh Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung, pada 10 Oktober 2019, atas dugaan usai memeras Dinas Perindustrian terkait Laporan pertanggungjawaban Anggaran. Malamnya, Edi menyerahkan diri, usai Mahyuzar ditangkap dan diperiksa.

Informasi di Polda Lampung menyebutkan, penangguhan penahahanan keduanya dikabulkan penyidik Ditkrimum Polda Lampung, dan mereka dikeluarkan dengan status tahanan kota, pada Rabu malam 23 Oktober 2019. Dirreskrimsus Polda Lampung Kombespol Subakti tak menjawab ketika ditanya hal tersebut, via pesan washaapnya. Termasuk Kasubdit III Tipikor AKBP Eko Mei.

Diberitakan sebelumnya, Subdit III Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menetapkan, dua orang dari Inspektorat Provinsi Lampung sebagai tersangka, Pungli pada Dinas Perindustrian Provinsi Lampung. Dua Tersangka yakni MM dan ED telah ditahan.

Dari keduanya diamankan barang bukti berupa uang Tunai Rp11 juta, dari dua amplo. Rinciannya Rp10 juta dari 100 lembar uang Rp100 ribu, dan Rp1 juta dari 20 lembar uang Rp50 ribu. “Ini merupakan penindakan tim saber pungli terhadap salah 1 SKPD, berkat informasi masyarakat, kita lakukan penahanan salah satu ASN di SKPD Pemprov Lampung, setelah kita lakukan gelar perkara dan cukup alat bukti,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Jumat 11 Oktober 2019.

Dalam perkara ini, pihaknya pun telah memeriksa 5 orang saksi. Saksi tersebut berdasarkan informasi, berasal dari Dinas Perindustrian. “5 orang saksi telah kita periksa,” katanya.

Ditanya sudah berapa lama oknum tersebut melakukan pungli di berbagai dinas, pihaknya belum bisa memaparkan. Termasuk adakah dugaan uang tersebut diberikan ke atasannya. “Sementara masih dua ini,” kata Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung AKBP Eko Mei.

Keduanya, dijerat pasal 12 Huruf UU No. 20 Tahun 2001 Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), khususnya Pasal 12 huruf e. Pasal itu berbunyi, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau oang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri. (lp/red)

Sumber : sinarlampung.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel