Berita

Camat Porong Sidoarjo pun Kena OTT Tim Saber Pungli

Camat Porong Sidoarjo pun Kena OTT Tim Saber Pungli
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

JawaPos.com – Operasi tangkap tangan (OTT) terjadi lagi di Kota Delta. Camat Porong Murtadho disergap Tim Saber Pungli Polresta Sidoarjo karena meminta uang kepada seorang modin. Hingga kemarin (9/1), polisi masih menginterogasi Murtadho di mapolresta.

Penangkapan terhadap camat berusia 48 tahun itu terjadi pada Rabu siang (8/1). Berdasar informasi, dia meminta uang kepada seorang modin atau kepala urusan kesejahteraan rakyat (Kaur Kesra) Kelurahan Siring. Modin itu meminta tanda tangan camat.

Tanda tangan tersebut digunakan untuk surat perintah pemindahbukuan uang ke setiap rekening penerima tenaga sosial modin Kelurahan Siring. Polisi datang menyergap persis saat modin hendak menyerahkan amplop berisi Rp 2 juta. Uang itu pun disita.

Kabarnya, total pungutan tersebut mencapai Rp 3,5 juta. Tarikan itu dianggap sebagai pungutan liar (pungli). Saat dikonfirmasi soal kronologi penangkapan camat oleh tim saber pungli, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho belum bersedia memberikan penjelasan. ”Sabar Mas,” ujarnya.

Jawa Pos mengunjungi kantor Kecamatan Porong kemarin (9/1). Belum banyak petugas yang berani bicara dan tahu keberadaan Murtadho. Mereka hanya mengatakan bahwa camat belum datang atau sedang berada di luar.

Baca juga:  Tiga Pejabat Dishub Cianjur Kena OTT Saber Pungli

Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Porong Asrut Tjahjatin pun enggan berkomentar. ”Tanya saja ke bagian pelayanan. Tamu dilayani di sana,” tuturnya.

Itu berbeda dengan keterangan Sekcam Porong Anfas Djauhar. Dia membenarkan kabar penangkapan tersebut. Namun, saat camat ditangkap, Anfas mengaku sedang menghadiri rapat paripurna sekitar pukul 09.00. ”Benar. Pak Camat dibawa ke mapolresta. Kabar itu sudah beredar,” jelasnya. Meski tak ada camat, lanjut Anfas, pelayanan publik tetap berjalan.

Mengapa ditangkap? Anfas tidak mau menduga-duga. Dia berencana ke mapolresta. Dia ke sana bukan karena dipanggil. Dia ingin memastikan kebenaran permasalahan tersebut. ”Kalau sudah jelas kasusnya apa, pasti saya bisa cerita,” katanya.

Sumber : jawapos.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel