Berita

BREAKING NEWS – Jadi Tersangka Pungli, Jamal Dicopot dari Kasubbag di Bakesbangpol Lampung

BREAKING NEWS – Jadi Tersangka Pungli, Jamal Dicopot dari Kasubbag di Bakesbangpol Lampung
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pasca menjadi tersangka kasus dugaan pungli, Jamal Muhammad Nasir dicopot jabatannya dari Plt Kasubbag Umum Bakesbangpol Lampung.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kesbangpol Fitter Syahboedin saat ditemui di kantornya, Senin, 19 Agustus 2019.

“Oh pasti dirombak. Selaku PPK saya ganti hari ini juga. Karena tugas kami gak bisa dong (terhenti). Orang datang gak dilayani gak boleh,” kata Fitter.

Fitter menuturkan, sebelum menjabat sebagai plt Kasubbag Umum, Jamal hanyalah staf biasa yang mengabdi selama empat tahun.

“Dia belum ada satu setengah bulan jadi kasubbag,” tambah Fitter.

Fitter pun membantah jika jabatan Jamal menggantikan Heliana yang informasinya menjabat sebagai Kabid Waspadnas.

“Bukan, bukan. (Heliana) Sudah pensiun orangnya,” imbuhnya.

Saat disinggung apakah penempatan Jamal sebegai Plt Kasubbag Umum merupakan rekomendasinya, Fitter tak mau menjawab.

“Kenapa kok nanya? Urusannya apa? Pemerintah inilah. Ngerti dong. Gak kayak kita gak bersahabat,” cetus Fitter.

Fitter kembali menegaskan, dirinya sudah melakukan pembinaan di lembaganya dengan cara mengganti Jamal dari Plt Kasubbag Umum.

“Saya gak mungkin gak melakukan pembinaan. Pasti saya lakukan pembinaan. Terkait Plt (Kasubbag Umum), hari ini sudah diganti dan kami tidak membenarkan apa pun itu pungli,” tandasnya.

Bantah Uang Pungli

Sebelumnya Kepala Bakesbangpol Lampung Fitter Syahboedin membantah uang Rp 21,65 juta yang disita Kejati Lampung berasal dari praktik pungutan liar (pungli).
Fitter juga keberatan kasus ini dipublikasi secara berlebihan oleh media.

Menurut Fitter, masalah ini tak perlu dibesar-besarkan karena tidak melibatkan uang dalam jumlah besar.

“Ya ini bukan kayak orang korupsi ratusan juta. Ini uang HUT RI,” ungkap Fitter saat ditemui di kantornya, Senin, 19 Agustus 2019.

Fitter secara tegas membantah praktik pungli di Bakesbangpol.

“Kan ini SOP (standard operational procedure). Semua aparat sama. Saya gak ada kalau unsur-unsur itu (pungli). Gak ada lah. Jadi jangan di-blowup. Kalau menurut saya, kalau ada hal-hal Rp 850 ribu, apa sih,” ungkapnya.

Saat awak media mencoba meluruskan bahwa barang buktinya bukan hanya uang Rp 850 ribu, melainkan Rp 21,65 juta, Fitter kembali membantahnya.

“Apa itu? Jadi kan kalian gak tahu. Gak jelas. Gak ada itu. Ndak ada itu. Bukan itu. Yang Rp 21,65 juta itu bukan uang itu (pungli). Uang itu adalah dana kegiatan untuk HUT RI,” kata Fitter dengan nada meninggi.

“Jadi jangan seolah-olah hasil itu (pungli). Makanya saya gak tanggapi. Tanya dong sama kejaksaan,” tambahnya.

Marahi Wartawan

Kepala Bakesbangpol Lampung Fitter Syahboedin terkesan enggan mengomentari praktik pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan anak buahnya.

Bahkan, ia sempat marah ketika disinggung soal dugaan praktik pungli yang menjerat Plt Kasubbag Umum Bakesbangpol Lampung Jamal Muhammad Nasir.

“Maksud kamu apa? Kamu siapa?” kata Fitter dengan nada tinggi, saat ditemui di kantornya, Senin, 19 Agustus 2019.

Meski demikian, Fitter mengaku akan menyerahkan kasus ini ke Kejati Lampung.
Tapi saat ditanya kesiapannya jika ada permintaan dari Kejati Lampung untuk memberi keterangan, Fitter enggan berkomentar.

“Ya bukan urusan kaulah. Kenapa kamu jadi…,” tandas Fitter yang tak menyelesaikan kalimatnya.

Apakah pihaknya akan menghormati dan mengikuti upaya hukum yang dilakukan Kejati Lampung, Fitter tetap tak mau berkomentar.

“Tanya ke sana. Saya ngerti hukum,” tegasnya.

Menurut Fitter, pelayanan yang diberikan di Bakesbangpol sudah sesuai standard operational procedure (SOP).

“Sebetulnya saya melihat ini kan ada SOP. Saya pikir yang sarjana tahulah. Yang sarjana minta ke sini. Semuanya mahasiswa yang mau penelitian ke sini. Artinya SOP ada dan seperti itu. Ini penanganan jelas. Gak ada yang gak jelas,” bebernya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Sumber : lampung.tribunnews.com

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel