Berita

Awas, Bansos Jangan Dipungli

Awas, Bansos Jangan Dipungli
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

JAKARTA – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) sebaiknya memfokuskan kegiatanya saat ini pada pengawasan penyaluran bantuan sosial bagi masyakat yang terdampak pandemi corona virus 19 (covid-19). Jangan ada pungli dalam penyaluran bantuan ini. Demikian ditegaskan anggota Kelompok Ahli Satgas Saber Pungli Dr Zainal Arifin Mochtar, LLM, pada rapat koordinasi Satgas di Jakarta, pekan lalu.

Covid-19 yang merebak di Indonesia sejak awal Maret lalu berdampak sosial pada meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan akibat penurunan pendapatan masyarakat. Pemerintah menetapkan tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 sebesar Rp 405,1 triliun untuk penanganan dampak covid-19. Anggaran ini termasuk untuk bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19 dan untuk pemulihan perekonomian negara.

Besarnya pembiayaan itu, menurut Zainal, perlu diawasi penggunaannya, terutama untuk bantuan sosial masyarakat. Hal ini sesuai dengan tugas Satgas Saber Pungli dalam mengawasi pelayanan masyarakat di kementerian, lembaga, pemerintah provinsi hingga desa/kelurahan, dan instansi pemerintah. Bantuan sosial itu harus sampai kepada yang berhak menerima dan tidak boleh ada pungutan liar dalam penyalurannya, lanjutnya.

Baca juga:  Dugaan Pungli Buku di SMA Negeri Tangsel Ditelusuri

Zainal, yang juga dosen Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada, juga menyarankan Satgas agar sekarang juga fokus mengawasi layanan publik di bidang pendidikan. “Saya mendapat informasi masih saja ada pungli pada musim penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa konstitusi mengamanatkan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Aturan pendidikan juga melarang sekolah memungut biaya pendidikan pada siswa, karena itu Zainal menyatakan pengawasi layanan pendidikan saat ini sangat penting.

Zainal yang juga penggiat antikorupsi ini menegaskan jangan sampai ada anak Indonesia yang tidak diterima di sekolah karena ada pungutan liar. Pengawasan dan penangan pungli pada layanan pendidikan ini akan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, jelasnya. * (Tim Media Saber Pungli)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel