Berita

AGUNG BUDI MARYOTO: SATGAS SABER PUNGLI PERLU BERINOVASI DAN LEBIH BERSINERGI

AGUNG BUDI MARYOTO: SATGAS SABER PUNGLI PERLU BERINOVASI DAN LEBIH BERSINERGI
#SaberPungli #StopPungli #IndonesiaBersihPungli #BangSaber #SaberMan

JAKARTA – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) perlu berinovasi dan bersinergi dengan segenap jajarannya di seluruh Indonesia untuk mewujudkan kota tanpa pungli pada saat pandemi covid 19. Hal ini ditegaskan Ketua Satgas Saber Pungli, Komjen Pol. Agung Budi Maryoto, di Jakarta, Jumat (18/12).

Agung mengungkapkan sentra-sentra pelayanan publik di kementerian, lembaga, dan pemerintahan (provinsi, kabupaten, kota) masih rawan pungli. Hal ini menjadi tantangan Unit Pemberantasan Pungli (UPP) pada kementerian, lembaga, dan pemerintah untuk membudayakan pelayanan yang bersih dari korupsi dan pungli.

“Satgas Saber Pungli butuh inovasi dan perlu lebih bersinergi dengan seluruh UPP agar dapat memberantas pungli secara efektif dan efisien,” kata Agung pada rapat kerja nasionald 2020 Satgas Saber Pungli tersebut.

Dia ingatkan, ke depan yang terpenting bukan lagi jumlah penindakan kasus pungli, tapi bagaimana mencegahnya dengan menciptakan budaya antikorupsi dan anti-pungli. Budaya yang dapat membangun “mindset” zero korupsi dan zero pungli aparatur negara dengan tetap melayani publik secara prima.

Baca juga:  Didatangi Satgas Saber Pungli, Depok Jadi Pilot Project Pola Pencegahan Pungli

Dengan inovasi dan sinergi tersebut, Agung berharap kota tanpa pungli dapat diwujudkan di seluruh wilayah di Indoneia.

Dia ingatkan kembali bahwa pungli membuat ekonomi biaya tinggi dan menghambat pembangunan. Masyarakat sangat dirugikan dan menjadi tidak percaya pada pemerintah, jelasnya.

Rapat kerja nasional itu diikuti UPP pada kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi, serta masyarakat penggiat antipungli. Peserta mengikuti kegiatan ini secara langsung dan virtual dan tetap menjaga jarak mematuhi protokol kesehatan saat pandemi covid-19.

(Tim Media Saber Pungli)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel